Dewan Pendidikan Makassar Minta Pemkot Berdayakan Potensi Guru Penggerak

MAKASSAR–Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Yeni Rahman meminta Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Dinas Pendidikan Makassar memberdayakan guru-guru penggerak di Makassar yang sudah mengikuti proses seleksi dan pembelajaran di Kemendikbud Ristekdikti. Mereka diyakini bisa menjadi penggerak kualitas pendidikan di Makassar.

Pernyataan ini disampaikan Yeni saat memberi statement dalam Forum Sipakainge Tokoh-tokoh Pendidikan Makassar yang digelar Dinas Pendidikan Makassar di Hotel Four Points Makassar, Rabu (21/12) malam. Forum dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

“Di Makassar sudah ada 200 guru penggerak. Guru penggerak ini punya banyak inovasi pembelajaran sehingga perlu diberdayakan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Makassar,” kata Yeni.

Anggota DPRD Kota Makassar ini juga menyoroti sistem birokrasi dan administrasi di Dinas Pendidikan yang kadang-kadang menghambat karier guru. Yeni mengusulkan pemerintah kota merekrut tenaga khusus yang mengurus administrasi guru, termasuk kenaikan pangkat.

“Saya kebetulan lagi ambil magister di prodi Teknologi Pendidikan UNM. Mahasiswa Tekpen UNM bisa direkrut menjadi tenaga administrasi guru,” kata Yeni yang disambut aplaus ribuan guru dan tokoh pendidikan yang hadir malam tadi.

Selain Yeni, sejumlah tokoh pendidikan juga memberi masukan terhadap perbaikan kualitas pendidikan di Makassar. Mereka antara lain guru besar UNM, Prof Dr Jasruddin, guru besar Unhas, Prof Dr Yusran, dan Ketua Dewan Pendidikan Sulsel, Adi Suryadi Tjulla.

Forum Sipakainge juga dihadiri beberapa pengurus Dewan Pendidikan Kota Makassar lainnya. Di antaranya Mahmud BM, Muh Anwar, Andi Syahrir Badaruddin, Fachruddin Palapa, dan Suarman. (pap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here